Kamis, 21 Februari 2013

Cara Menyusun Program Diet Yang Tidak Ekstrim

Cara Menyusun Program Diet Yang Tidak Ekstrim. Bagi banyak orang "program diet" berhubungan dengan aktivitas menghitung kalori, tidak lagi makan makanan favorit mereka dan ketidak enakan lainnya yang membatasi kita. Selama bertahun-tahun diet lebih dianggap sebagai aktivitas penolakan. Berhenti makan banyak, tidak lagi makan ini dan itu yang buruk buat kita, dan juga menolak cara masak seperti biasanya.

Pada sejumlah tahapan, pendeketan yang disebut penolakan ini memanglah dibutuhkan, jikalau yang selama ini kamu makan membawamu kepada keputusan untuk diet, tentu anda memang harus diet dan mulailah memakan yang lain dengan cara baru. Artinya, kamu harus menolak makan hal-hal yang biasa kamu makan.

Kesalahan pada pendekatan tradisional, diet menjadi penolakan hingga ke gaya hidup, beberapa orang seringkali melakukan tindakan ekstrim. Yang berimbas kepada masalah psikologis, merasa bersalah jika melanggarnya. Cara ini sebaiknya ditinggalkan. Yang penting dalam program diet ialah, "berubah dan disiplin". Contohnya, saya tidak akan makan kue lagi berbeda dengan saya bisa makan kue di acara khusus, namun hanya sepotong.

Yang pertama merupakan penolakan, sedangkan yang kedua adalah disiplin (yaitu saya makan kue diacara khusus, namun sepotong saja). Merubah kebiasaan dengan praktekan disiplin adalah program diet yang baik, anda perlu jalani itu.

Cara menyusun program diet yang tidak ekstrim.

Mulailah dengan sebuah daftar berisi perubahan-perubahan kecil yang ingin anda lakukan berkenaan gaya dan cara makan anda. Jangan melakukan yang ekstrim seperti "tidak akan lagi makan yang manis" atau "makan sayuran setiap hari". Sebaliknya lakukan yang lebih ramah bagi keinigan anda, yaitu "makan yang manis 1 kali (2 kali) seminggu", dan "makan daging seminggu sekali". Lakukan ini secara disiplin, dan kontinyu, hasilnya akan jauh lebih baik.

Itulah cara menyusun program diet yang terbaik, anda tidak akan merasa kelaparan dan selera tidak terganggu, juga tidak merasa bersalah jika melanggarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar